Strategi Analisis Peluang Pasar: Pengertian, Metode, dan Manfaatnya

Ilustrasi Strategi Analisis Peluang Pasar (Pixabay).

SUNANESIA.COM – Saat ini seseorang sangat tertarik dengan dunia bisnis, tetapi masih banyak yang belum tahu cara mengembangkan bisnis agar mencapai target yang diinginkan. Analisis  peluang pasar adalah salah satu hal penting sebelum menjalankan bisnis. Dari adanya analisis pasar memiliki keuntungan yakni tidak hanya mampu mengenali target, tapi juga bisa memperkirakan risiko untung atau rugi.

Dalam menganalisis pasar perusahaan akan memberi bahan pertimbangan dalam menentukan strategi pemasaran. Kegiatan ini akan memungkinkan perusahaan untuk mencapai target dengan baik menggunakan strategi yang digunakan.

Pengertian Analisis Peluang Pasar

Analisis peluang pasar adalah suatu proses riset yang dilakukan untuk mencari dan menemukan peluang bisnis terbaik berdasarkan evaluasi berbagai faktor seperti resiko bisnis, analisa kompetitor, perilaku konsumen, hingga kondisi politik ekonomi saat itu.

Setelah mengetahui hasil analisis, maka kamu bisa menentukan apakah produk yang kamu pasarkan bisa diterima dengan baik atau sebaliknya. Hasil analisis tersebut juga akan menjadi pertimbangan perusahaan atau pelaku usaha dalam melanjutkan bisnis atau justru mengurungkannya.

Melakukan analisis peluang pasar sangat penting karena memungkinkan perusahaan untuk mengetahui kelemahan atau kekurangan produk yang akan ditawarkan.

Apabila perusahaan atau pelaku usaha tetap ingin memasarkan produk tersebut, maka harus mampu meningkatkan kualitas sesuai dengan permintaan pasar.

Metode Melaksanakan Kegiatan Analisis

Setelah mengetahui manfaat analisis peluang pasar, maka sekarang kamu bisa menerapkan cara melakukannya sebagai berikut:

1. Analisis SWOT

Kepanjangan dari SWOT yaitu Strengths, Weaknesses, Opportunities, dan Threaten atau dalam bahasa Indonesia berarti Kekuatan, Kelemahan, Kesempatan, dan Ancaman. SWOT bisa untuk menganalisis dua kondisi berikut:

a. Internal

Cara untuk mengetahui kelebihan dan kelemahan dari internal bisnis yang kamu jalankan yaitu dengan memperhatikan faktor seperti:

Kekuatan (strength)

1. Apa yang unggul dari produk milikmu?

2. Apa yang membuat produk tersebut beda dari produk para kompetitor?

Kelemahan (weakness)

1. Celah atau kekurangan apa yang dialami usahamu sehingga kamu perlu mencari cara untuk memperbaikinya?

2. Kekurangan atau hal apa yang belum ada pada bisnismu namun sudah dimiliki kompetitor?

b. Eksternal

Beberapa faktor dari luar juga bisa menjadi ancaman atau kesempatan untuk bisnis yang akan kamu jalankan. Nah, kamu bisa mempertimbangkan hal di bawah ini:

Ancaman (threat):

1. Kondisi perekonomian negara.
2. Jumlah kompetitor.
3. Sumber daya yang tersedia.
4. Minat konsumen.
5. Kesempatan (opportunity)
6. Teknologi yang mendukung.
7. Trend yang sedang berkembang.
8. Pasar yang memungkinkan untuk diadopsi demi keperluan bisnis.

2. Metode 5W + 1H

Cara menerapkan analisis peluang pasar berikutnya adalah 5W + 1H. Nama metode tersebut merupakan hasil singkatan dari kata tanya dalam bahasa Inggris yaitu what, why, who, where, when dan how. Kamu bisa membuat beberapa pertanyaan seperti contoh berikut:

1. What : Apa produk atau jasa yang kamu tawarkan?

2. Who : Siapa yang akan mengurus produksi, marketing, dan keuangan?

3. Where : Di mana kamu memiliki lokasi pemasaran?

4. When : Kapan kamu akan meluncurkan produk atau jasa tersebut?

5. Why : Mengapa kamu membuat produk atau menawarkan jasa itu?

6. How : Bagaimana pelaksanaan dan strategi yang kamu gunakan?

Supaya bisa mendapatkan hasil analisis yang akurat dan mendalam, maka pikirkan dan pertimbangkan dengan matang setiap jawab dari pertanyaan tersebut. Sangat diperlukan melakukan analisis dengan detail seakan merasa harus segera meluncurkan produk atau jasa ke pasaran.

Nah, apabila kamu sudah mendapatkan semua jawaban dari semua analisis yang kamu lakukan, maka lakukan pemeriksaan ulang sebelum akhirnya meluncurkan produk. Hal ini akan membuatmu usahamu menjadi lebih siap dan matang.

3. Membuat Business Plan

Rangkaian terakhir dalam mempersiapkan bisnis baru yaitu membuat business plans atau rencana bisnis. Lantas, apa saja yang meliputi kegiatan perencanaan?

Menyusun business plans bisa dengan menetapkan tujuan, keuangan, strategi, pemasaran, dan semua kegiatan yang memiliki kaitan dengan operasional perusahaan. Supaya bisa mengetahui kelebihan dan kekurangan dari business plans yang kamu buat, maka lakukan evaluasi.

Kegiatan ini akan memungkinkan kamu untuk menemukan kebijakan atau strategi yang sesuai dengan usahamu. Dengan demikian, perusahaan akan mampu menghadapi kendala yang mungkin menghadang di kemudian hari.

Keberadaan business plans juga akan sangat mendukung perusahaan dalam mencapai target yang diinginkan. Elemen yang harus kamu masukkan dalam membuat business plans yaitu profil perusahaan, modal bisnis, tujuan bisnis, laporan keuangan, strategi marketing, proyeksi keuntungan, dan evaluasi.

Manfaat Peluang Pasar

1. Mendapatkan konsumen.

Dengan melakukan analisa pasar yang benar, Anda akan lebih mudah dalam mendapatkan konsumen karena produk yang Anda jual sudah sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh konsumen.

2. Melihat persaingan.

Anda bisa mengetahui tentang kelemahan dan kelebihan pesaing dari bisnis Anda, sehingga Anda bisa mengalahkan bisinis yang sudah ada.

3. Memanfaatkan peluang.

Salah satu cara memanfaatkan peluang bisnis yang ada adalah dengan membedakan dengan produk yang sudah ada di pasaran. Anda bisa mengetahui peluang apa yang masih jarang persaingannya dan prospek kedepannya baik.

4. Mengurangi risiko.

Risiko mulai dari kegagalam produk hingga gagal bisnis bisa dihindari.
Rencana jangka panjang. Anda akan mengetahui langkah-langkah jangka panjang ke depan untuk menjalankan bisnis sehingga tidak akan kebingungan dalam menentukan langkah untuk bisa meraih kesuksesan.

5. Menjadi tren bisnis.

Analisa pasar yang dilakukan juga memberikan manfaat bagi bisnis, terutama memunculkan ide-ide baru yang bisa menjadikan bisnis Anda sebagai trend setter pebisnis lainnya. Jika Anda sudah menjadi trend setter, penjualan bisnis Anda akan semakin meningkat pesat.

6. Modifikasi Produk

Pada tahap terakhir, produk Anda harus berbeda dari produk lain, caranya dengan melakukan modifikasi, setelah Anda mempelajari kekurangan dari kompetitor. Pastinya anda tidak mau dong bisnis yang Anda bangun dibilang tiruan dari bisnis orang lain.

Maka dari itu, modifikasi perlu dilakukan, dengan modifikasi produk ataupun jasa yang anda tawarkan, konsumen dapat  membedakan mana produk anda, dan mana produk kompetitor. Jika modifikasi yang Anda lakukan lebih baik dari produk yang ditawarkan kompetitor, produk Anda akan mendapatkan nilai lebih di mata konsumen.

7. Menemukan Celah Bisnis yang Potensial

Tujuan analisis peluang usaha selanjutnya adalah membantu mengidentifikasi adanya kemungkinan celah bisnis yang belum terisi atau minim pesaing.

Jadi, jika ada celah bisnis yang potensial untuk diisi, maka hal tersebut dapat dimanfaatkan menjadi peluang dalam mengembangkan usaha.

8. Mengevaluasi Kelayakan Usaha

Tujuan analisis peluang usaha yang utama juga dapat membantu mengevaluasi kelayakan suatu bisnis.

Setelah dilakukan analisis, akan diketahui apakah suatu usaha dan proyek layak untuk dijalankan atau tidak, menimbang peluang serta risiko kerugian yang mungkin diperoleh. Apabila layak, maka para pelaku usaha dapat merencanakan dan melaksanakan bisnis tersebut dengan baik.

Namun, jika hasilnya ternyata tidak layak, para pelaku usaha perlu memikirkan kembali solusi alternatif mengenai peluang bisnis lain yang lebih potensial.

Demikianlah artikel singkat berjudul Strategi Analisis Peluang Pasar: Pengertian, Metode, dan Manfaatnya. Semoga dapat bermanfaat bagi kita semua amin.***

Mungkin Anda Suka