Sejarah Tajwid dan Pencetusnya, Ini Sejarah Ilmu Tajwid Terlengkap

Sunanesia.com – Kali ini kami akan membahas tentang sejarah tajwid dan pecetusnya terlengkap hanya di sunanesia.com.

Salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam membaca Al-Qur’an adalah memahami dan paham ilmu tajwid. Ilmu tajwid mengatur hukum bacaan semisal bacaan qalqalah dan lain sebagainya.

Kata ‘tajwid’ berasal dari bahasa Arab ‘jawwada-yujawwidu-tajwid’ lafal arabnya (جوّد-يجوّد-تجويدا) yang memiliki arti membaguskan.

Sedangkan menurut istilah, tajwid ialah membaguskan bacaan huruf-huruf atau kalimat-kalimat Al-Qur’an dengan terang, teratur, perlahan, dan tidak tergesa-gesa.

Dari dua pengertian diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa  ilmu tajwid adalah ilmu yang mempelajari cara membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar.

Sejarah mencatat generasi pertama umat dari kalangan Sahabat dan Tabi’in tidak belajar ilmu tajwid, tetapi langsung berguru kepada guru-guru mereka, di samping kefasihan bahasa dan bersihnya lisan mereka dari ‘ujmah.

Syaikh Muhammad al Mar’ asyi pernah berkata:

“Tajwid al-Qur’an terkadang didapatkan oleh seorang penuntut ilmu dengan cara musyafahah (secara lisan) dari Syaikh mujawwid (ahli tajwid) dengan tanpa mengenal permasalahan – permasalahan ilmu ini, bahkan musyafahah menjadi landasan dalam mendapatkannya. Akan tetapi, dengan perantara ilmu tersebut akan memudahkannya dalam musyafahah, bertambah kemahirannya serta (ilmu) yang diambil terjaga dari keraguan dan tahrif (perubahan).”

Lantas siapa pencetus dan yang pertama kali menulis ilmu tajwid? Yuk simak artikel dibawah ini dengan seksama.

Ulama menjelaskan bahwa Abu Muzahim al-Khaqani merupakan ulama pertama kali menulis kitab tajwid. Musa bin Ubaidilah bin Yahya bin Khaqan nama aslinya lahir tahun 248 H dan wafat tahun 325 H.

Salah satu ulama’ bernama Imam Ibnul Jazari pernah berkata:

“Dialah orang yang pertama kali menulis hal berkaitan dengan tajwid.”

Tulisan beliau dikenal dengan nama Al-Qashidah al-Khaqaniyah. Karya Abu Muzahim ini sangat berpengaruh dalam perkembangan ilmu tajwid.

Hal ini dibuktikan dengan munculnya para ulama yang menulis kitab-kitab tajwid serupa seperti:

1. Abul Hasan Ali bin Ja’far bin Muhammad as-Sa’idi ar – Razi wafat pada tahun 410 H. Karya beliau adalah kitab at – Tanbih ‘ala al-Lahnil Jaliy wal-Lahnil Khafiy.

2. Abu Muhammad Makki bin Abu Thalib al-Qaisi wafat pada tahun 437 H. Beliau menulis kitab ar-Ri’ayah li Tajwidil Qiraah wa Tahqiqi Lafzhit Tilawah.

3. Abu Amr Utsman bin Said ad-Dani wafat tahun 444 H. Beliau menulis kitab at-Tahdid fil-Itqan wat-Tajwid.

Ketiga ulama diatas menyebutkan dalam muqaddimah (awalan kitab) tentang latar belakang penulisan.

Diketahui pula ketiga ulama tersebut menulis tentang tajwid setelah Abu Muzahim Musa al-Khaqani dan mereka merupakan ulama generasi pertama ilmu tajwid.

Demikianlah artikel berjudul Sejarah Tajwid dan Pencetusnya, Ini Sejarah Ilmu Tajwid Terlengkap, sekian terima kasih semoga bermanfaat.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *